Penggunaan BOM Equipment pada Maintenance Order dan Task List

Jika kita telah melakukan pencatatan BOM equipment, apakah BOM Equipment ini bisa digunakan pada Maintenance Order dan Equipment Task List?

Jawabannya adalah sangat bisa. BOM Equipment yang telah di create, dapat digunakan untuk mempermudah kita dalam melakukan transaksi maintenance order maupun dalam menambah material/component pada kebutuhan assignment Maintenance Task List.

Sebagai contoh, pada master data Equipment Task List, jika kita ingin memilih component dari BOM Equipment yang telah kita create, klik pada button Component Selection, kemudian system akan menampilkan material yang sudah diassign di BOM equipment seperti pada lampiran capture berikut :

Setelah itu pilih material yang akan dimasukkan ke Equipment Task List, klik checklist yang ditandai dengan kotak merah:

Dengan kondisi ini, jika kita memasukkan material/component pada Equipment Task List maka ketika maintenance plan tercalling, material/component tersebut akan ikut muncul pada maintenance order.

Contoh yang kedua adalah dengan menggunakan BOM Equipment pada Maintenance Order. Ketika kita membuat Order dari Equipment yang telah memiliki master data BOM Equipment, maka ketika kita membuat maintenance order, kita bisa memasukkan material yang di-assign pada BOM equipment. Caranya adalah sebagai berikut:

Pada maintenance order, pilih tab component dan pilih Button List yang ditandai dengan kotak hitam

Kemudian akan muncul tampilan berikut, pilih operation untuk material tersebut sebagai contoh pilih operation 0010

​Setelah itu akan muncul tampilan material yang sudah di-assign di BOM equipment dan silahkan pilih material mana yang akan digunakan pada Maintenance Order yang dibuat.

Dengan adanya BOM Equipment yang sudah di maintain, maka akan sangat mempermudah kita serta mempercepat proses pembuatan maintenance order maupun equipment task list. Karena kita sudah memiliki catalog / reference terkait material/component apa yang selalu digunakan dalam aktivitas maintenance / perbaikan. Kita tidak perlu lagi mencari kode material yang tepat, terlebih jika material master yang dimiliki masi memiliki duplikasi data yang makin mempersulit kita dalam memilih material yang tepat untuk equipment tersebut.

Semoga bermanfaat 🙂

-Written by Lalitya Nindya Nareswari-

Leave a comment

Blog at WordPress.com.

Up ↑