Seringkali kita melihat bahwa preventive maintenance order ini memiliki data Entered by IP10xxxxxxxx

Mengapa ada user id seperti ini? Siapakah IP10xxxxxxxx ini yang dapat mengenerate preventive maintenance order?
Dalam konsep preventive maintenance order, terdapat dua jenis order yaitu order yang digenerate atau dicreate secara manual oleh user serta order yang digenerate secara otomatis by system. Untuk order yang digenerate secara manual oleh user maka order tersebut akan memiliki history entered by dengan nama UID terkait. Namun jika order tersebut digenerate otomatis by system maka order tersebut memiliki history entered by dengan nama IP10xxxxxxxx. Tipe order yang tergenerate by system adalah order preventive.
Sebagai contoh adalah IP1020210624. Numbering ini memiliki arti:
- IP10 adalah T-Code yang digenerate secara background
- 2021 adalah tahun tergenerate-nya background job by system
- 06 adalah bulan tergenerate-nya background job by system
- 24 adalah tanggal tergenerate-nya background job by system
Dan berikut informasi detail ter-create-nya order pada sebuah preventive order yang tergenerate by system, bisa dilihat dari IW33 lalu pada tab Control :

Lalu bagaimana jika kita ingin mengetahui UID siapa yang melakukan release call (IP10) sehingga sebuah Preventive Maintenance Order ini bisa ter generate? Siapa pemilik preventive maintenance order ini?
Untuk melihat secara manual di 1 nomor Preventive Maintenance order, kita bisa membuka terlebih dahulu pada T-Code IW33 dan masuk ke tab Planning maka akan didapatkan nomor maintenance plan dengan call numbernya. (Jika number nya memiliki kepala 90juta, sebagai contoh 90.000.019, maka bisa dipastikan maintenance plan nya di call secara manual)
Kemudian kita cek pada T-Code IP03 dengan menginputkan nomor maintenance plan, lalu masuk ke tab Manual maintenance schedule calls, dapat kita lihat dikolom release by UID XXX, dimana kolom release by menunjukkan userID yang menjalankan IP10.
Untuk melihat secara massal (tidak hanya 1 nomor preventive maintenance order saja), kita bisa :
- melihat melalui table AFIH, kemudian masukkan nomor maintenance order (AFIH-AUFNR) dan setelah di execute maka ambil nilai maintenance plan (AFIH-WARPL) dan call number (AFIH-ABNUM).
- Kemudian masuk ke table MHIS dengan memasukkan nomor maintenance plan (MHIS-WARPL=AFIH-WARPL) dan nomor maintenance call (MHIS-ABNUM=AFIH-ABNUM) dan setelah itu ambil nilai MHIS-ABRNA untuk mengetahui release by oleh siapa.
Semoga bermanfaat 🙂
-Written by Lalitya Nindya Nareswari-
Leave a comment