Maintenance Planner Group merupakan unit organisasi atau group perencana yang mengatur dan merencanakan pekerjaaan maintenance terhadap suatu technical object (Functional Location/Equipment), dalam hal ini bertanggung jawab dalam pembuatan dan mengesahkan suatu Maintenance Order yang berisi instruksi atau perintah kerja, termasuk merencanakan kebutuhan spare part ataupun jasa atas suatu pekerjaan maintenance. Satu Maintenance Planner Group dapat... Continue Reading →
Maintenance Planning Plant
Maintenance Planning Plant merupakan Plant yang di dalamnya terdapat unit organisasi yang mengatur, merencanakan dan bertanggung jawab terhadap suatu aktivitas maintenance. Unit organisasi perencana di sini disebut dengan Maintenance Planner Group. Satu Maintenance Planning Plant dapat merencanakan dan bertanggung jawab terhadap aktivitas maintenance di dalam Maintenance Plant itu sendiri ataupun Maintenance Plant lain yang di... Continue Reading →
Maintenance Plant
Maintenance Plant adalah sebuah area fisik dimana pekerjaan maintenance dibutuhkan. Pengertian ini juga mengacu pada pengertian sebagai sebuah Plant dalam area logistik. Plant didefinisikan sebagai organisasi tertinggi dalam Company Code yang berhubungan dengan logistik dan pembelian dan merupakan tempat dimana material atau jasa tersedia. Beberapa Plant dapat di-assign ke satu Company Code dimana penilaian persediaan... Continue Reading →
STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi dalam sistem SAP merepresentasikan spesifikasi dari struktur organisasi suatu bisnis perusahaan. Secara garis besar, struktur organisasi pemeliharaan dalam modul PM di sistem SAP dapat digambarkan sebagai berikut:
TCODE Modul CO yang berkaitan dengan Modul PM
Berikut adalah list beberapa TCODE dari modul CO yang memiliki kaitan transaksinya dengan modul PM: KA03 - Display Cost Element OKEON - Cost center hierarchy KS13 - List Cost Center KSB1 - untuk melihat berapa besar biaya yang ada di cost center S_ALR_87013611 - Cost Centers : Actual / Plan / Variance Perbedaan antara Cost element - GL... Continue Reading →
TCODE Modul FM yang berkaitan dengan Modul PM
Berikut adalah list beberapa TCODE dari modul FM yang memiliki kaitan transaksinya dengan modul PM: BUDGET FMRP_RW_BUDCON- untuk melihat Budget (list) FMBB- untuk menambahkan budget COMMITMENT ITEM / GL FMCIE - untuk melihat display secara hirarki dari Commitment Item (list) FMSC - untuk melihat secara detail dari Funds Center FMCIA - untuk melihat secara detail dari Commitment... Continue Reading →
TCODE Modul MM yang berkaitan dengan Modul PM
Berikut adalah list beberapa TCODE dari modul MM yang memiliki kaitan transaksinya dengan modul PM: Material MM03 - Display material (Detail) : menampilkan secara detail per 1 material IH09 - Display material (List) : menampilkan data secara detail seperti MM03 MM60 - Material List (List) : menampilkan data secara detail dan di download ke Ms. Excel IW13 - Material... Continue Reading →
Transaksi / Proses Bisnis dalam SAP PM Module
Secara umum proses pemeliharaan dapat dikelompokkan dalam 2 macam, yaitu Preventive Maintenance dan Corrective Maintenance. Preventive maintenance merupakan proses pemeliharaan rutin atau berkala yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan, sedangkan Corrective Maintenance merupakan proses pemeliharaan insidentil untuk memperbaiki technical object yang mengalami abnormalitas/malfunction/breakdown. Proses Preventive Maintenance maupun Corrective Maintenance dilakukan terhadap technical object, dalam hal... Continue Reading →
Corrective Maintenance Order
Corrective Maintenance Order, merupakan tipe maintenance order yang digunakan untuk melakukan perbaikan terhadap suatu equipment yang mengalami kejadian insidentil (Unschedule) sehingga mengakibatkan breakdown dan harus segera diperbaiki, selain itu juga bisa digunakan untuk melakukan perbaikan terhadap suatu equipment yang mengalami gejala kerusakan dan perlu perbaikan (Schedule/ Backlog).
Equipment Movement / Install & Dismantle Equipment
Pada tahapan ini akan di jelaskan mengenai proses install – dismantling terhadap suatu equipment. Equipment mempunyai karakteristik yang memungkinkan untuk terjadi perpindahan dari satu function location ke function location yang lain. Proses perpindahan equipment dari satu tempat ke tempat yang lain akan di-maintain dalam sistem SAP. Ada 2 proses utama yang berhubungan dengan perpindahan equipment:... Continue Reading →
Measurement Record
Proses pencatatan pengukuran (measurement record) adalah proses pencatatan hasil pengukuran parameter-parameter mesin/equipment yang diperlukan ke dalam sistem SAP. Hasil pengukuran ini perlu dicatat di sistem untuk kemudian dianalisa dan menentukan strategi pemeliharaan yang akan dijalankan ke depannya. Di sistem SAP ada dua jenis parameter pengukuran yang ada di mesin/equipment: Counter, yaitu parameter pengukuran yang nilai... Continue Reading →
Project / Investment Order
Skenario maintenance order tipe project maintenance (Overhaul) digunakan untuk aktifitas maintenance terkait dengan kegiatan project. Suatu project yang sudah didefinisikan, didalamnya terdapat aktifitas yang sesuai dengan tipe project, dana/budget, dan periode waktu yang telah direncanakan. Aktifitas dalam suatu project dapat berupa kegiatan perbaikan atau perawatan equipment yang merupakan aktifitas maintenance. Kegiatan project maintenance dapat dilakukan... Continue Reading →
Refurbishment Order
Refurbishment order merupakan salah satu jenis maintenance order yang memiliki karakteristik berbeda dengan jenis maintenance order lainnya. Karakteristik order yang menggunakan tipe refurbishment order adalah perbaikan terhadap objek yang rusak (malfunction) dengan cara melepaskan objek tersebut dari functional location terlebih dahulu, kemudian menggantikan objek yang dilepas tersebut dengan spare-nya jika memang ada objek penggantinya. Kemudian... Continue Reading →
Preventive Maintenance Order
Aktifitas preventive maintenance adalah kegiatan maintenance ter-schedule yang dilakukan untuk mencegah terjadinya breakdown (kerusakan insidentil). Aktivitas Preventive Maintenance ini ada banyak kelebihan nya, dimana kegiatannya meliputi aktivitas inspeksi, perawatan dan perbaikan yang direncanakan, dimana waktu dan ruang lingkup pekerjaannya bisa direncanakan terlebih dahulu di awal. Di dalam preventive maintenance, aktifitas maintenance dapat direncanakan melalui maintenance... Continue Reading →
System Status pada Maintenance Order di SAP
System status merupakan status yang berasal dari sistem secara otomatis (tidak dapat diganti manual oleh user). Berikut adalah beberapa kombinasi dari system status yang biasanya ditunjukkan ketika transaksi maintenance order: ADVS Advance shipment occurred BLTC Block technical completion BUDG Budgeted CANC Capacity avail.not checked CCOK Credit limit check successful CLSD Closed Order sudah di tutup... Continue Reading →
Cara Menampilkan History pada SAP
Jika ingin selalu menampilkan History pada SAP, maka berikut adalah cara yang dapat dilakukan 1. Pada saat awal membuka sistem SAP, sebelum Log on, klik menu pada pojok kiri atas, lalu klik OPTIONS 2. Pada pilihan menu di tab yang sebelah kiri, klik LOCAL DATA, lalu klik HISTORY. Setelah itu pada tab History Status pilih On.... Continue Reading →
IE01 – Create Equipment
Tujuan dalam pembuatan Equipment adalah untuk mencatat histori objek-objek pemeliharaan di sistem SAP secara individu. Equipment dapat berupa mesin produksi, kendaraan, tools & utilities, maupun TIK Pertama Jalankan program melalui field TCODE dengan mengetikkan IE01 lalu tekan enter atau melalui hierarki transaksi pada SAP Menu, dengan cara double-click menu IE01 – Create atau klik menu IE01 – Create... Continue Reading →
Cara mengubah Warna / Color Settings pada tampilan di SAP
Jika ingin mengubah tampilan WARNA dari layar SAP, maka berikut adalah cara yang dapat dilakukan 1. Pada saat awal membuka sistem SAP, sebelum Log on, klik menu pada pojok kiri atas, lalu klik OPTIONS 2. Pada pilihan menu di tab yang sebelah kiri, klik VISUAL DESIGN, lalu klik COLOR SETTINGS. Setelah itu pilih warna yang sesuai, klik... Continue Reading →
Log in & Log off di SAP
LOG IN Untuk dapat Login ke SAP, ikuti langkah-langkah sebagai berikut : Double klik pada shortcut SAP GUI. Berikutnya akan muncul screen SAP Logon. Pada screen ini, double klik pada profile system untuk masuk. Akan muncul screen baru SAP, pilih CLIENT yang sesuai, ketik nama USER dan juga PASSWORD, lalu tekan ENTER Jika muncul POP-UP... Continue Reading →
COPY PASTE dalam SAP
Dalam sistem SAP, ada cara khusus untuk meng-copy beberapa row secara bersamaan, karena kita tidak bisa secara langsung men-drag kursor kita kearah kolom yang ingin di copy. Cara yang dapat dilakukan adalah Pertama, klik CTRL + Y Kedua, blok / drag kolom yang ingin di copy Ketiga, klik CTRL + C untuk meng-copy Keempat, klik CTRL +V untuk menyalin... Continue Reading →